FORKAMMI

Forum Komunikasi Musholla Masjid Cikarang Raya

RUANG IKLAN

MEMAKNAI TEKNOLOGI MODERN

Author: No Comments Share:

MEMAKNAI TEKNOLOGI MODERN

Oleh : Ahmad Kusmayadi, S.Pd.I., Mli
(Ketua Bidang Pembinaan Generasi Muda FORKAMMI)

Di era teknologi ini, mari kita memaknai sejenak dengan sebuah hikmah yang diambil berdasar renungan dari unsur teknologi baru. Andaikan hidup ini ibarat mobil bertenaga cahaya matahari (solar cell), maka ketentuan-ketentuannya wajib dipenuhi agar mobil solar cell ini bisa hidup, begitu pula aturan hidup, yaitu Al Quran.

Semua komponen saling berkaitan, seperti “shilaturrahim” nya tiap komponen yang dihubungkan oleh setiap kabel, atau unsur lainnya.

Sekecil apapun peran pentil ban, dia adalah komponen penting. Bisa dibayangkan, sekomplit apapun perangkatnya, jika si pentil rusak (tidak patuh ketentuan), maka mobil ini gak bisa dipakai berkendara. Demikian pula kedudukan, jabatan, status sosial seseorang, punya kedudukan penting selama dia taat memenuhi aturan hidup.

Sumber energi mobil ini adalah matahari. Jika tidak ada matahari, mobil ini tidak bisa hidup, meskipun semua komponen terpenuhi dengan sempurna. Demikian pula hidup ini. Setinggi apapun jabatan, kedudukan, sebanyak apapun kekayaan, kita sangat membutuhkan Alloh sebagai Rabb yang Maha Memberi hidup dan Kehidupan. Laa haula walaa quwwata illaa billaah.

Jadi hindari merasa diri paling penting, paling utama, lalu merendahkan satu sama lainnya atau menganggap tidak penting kepada satu atau lainnya, karena sesungguhnya, semua “komponen” kita adalah penting dan saling berhubungan simbiosis mutualisma, saling membutuhkan, harus silih asih, silih asah, silih asuh. Sebab Rabb kita lah Alloh SWT yang memberikan segalanya untuk kehidupan hamba-hamba-Nya.

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوْا ۗ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَ تْقٰٮكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.”
(QS. Al-Hujurat 49: Ayat 13)

Maka itulah pentingnya agama dalam kehidupan, sehingga tidak mungkin kiranya jika pendidikan agama dihapuskan dari aktivitas pendidikan yang menjadikan manusia agar menjadi insan yang bertaqwa.

Insyaa Alloh.

  Next Article

Idul Fitri dan Kesadaran Beragama

Artikel lain

1
Assalamu'alaikum, silahkan chat disini
Powered by