HARMONI KEBERSAMAAN

Yuk Menghidupkan Sunnah

Friday, April 7th 2017. | Tulisan Lepas
Please follow and like us:

Yuk Menghidupkan Sunnah
Oleh : Maimunah Chotib

Sebulan sekali SDN Pasir Gombong 01 Cikarang Utara mengadakan  Sholat Dhuha berjamaah di halaman sekolah. Pesertanya adalah semua peserta didik, dewan guru, tenaga kependidikan dan wali murid SDN Pasir Gombong 01.

Seperti biasa, sebelum Shalat berjamaah guru pendidikan agama kelas tinggi, N. Masturoh, memimpin bacaan surat-surat pendek, Asmaul Husna dan Shalawat Nariyah. Sedangkan, Shalat Dhuha di pimpin  Harun Rasyid, guru kelas 4A.

Selesai Sholat Dhuha, diisi dengan  tausiyah oleh Maimunah Chotib, guru agama kelas rendah, berisi pesan kepada siswa-siswi tentang Sunah Nabi. Apa yang dimaksud dengan Sunnah Nabi? Sunah artinya dikerjakan mendapat pahala di tinggalkan tidak apa-apa.

Salah satu sunnah Nabi dalam kehidupan sehari-hari yaitu adab makan. Sunah disaat makan adalah duduk, memakai tangan kanan, membaca do’a sebelum dan sesudah makan. Juga menghabiskan makanannya.

Di waktu makan saja bisa mempraktikkan Sunah Nabinya. Apabila kita kerjakan Sunah, akan mendapatkan fadhilah. Hendaknya kita senantiasa membaca basmalah sebelum mengerjakan apapun. Insya Allah, dengan terbiasanya kita mambaca basmalah, kita akan tehindar dari perbuatan yang menyimpang. Tidak mungkin kita berbuat jelek dengan membiasakan membaca bismilah.

Contohnya perbuatan mencuri, mana ada orang mau mencuri baca bismillah, begitu juga dengan perbuatan-perbuatan jelek yang lain, oleh karna itu, biasakan membaca bismillah setiap apapun yang kita kerjakan. Juga menerangkan tentang Sunah nabi dalam kebersihan dan Sholat, tentang dosa, jangan menyepelekan dosa kecil, contohny tata cara sholat yang baik, dalam Sholat kita harus tepat bacaan-bacaan sholatnya terutama panjang dan pendeknya, bila salah dalam bacaannya, maka artinya pun berbeda.

Umpamakan dalam Sholat berapa kali ada kesalahan, misalnya dalam membaca Alfatihah, bila kita biasa salah, sedangkan baca surat Alfatihah itu wajib hukumnya dan setiap rokaat selalu ada, maka dalam satu waktu berapa kali kita berbuat kesalahan, misalnya salah membaca alfatihah 1 hari 17 rokaat, 1 minggu  56 kali, sebulan bahkan setahun semakin banyak.

Contoh menyepelekan dosa kecil yang lain yaitu mengejek teman.

Setelah sholat dan mendengarkan tausiah kami makan bersama sekaligus mempraktekan adab makan dan kebersihan.

Cikarang utara 7 April 20017

Please follow and like us:

Related For Yuk Menghidupkan Sunnah