HARMONI KEBERSAMAAN

Benarkah Kita Muslim Sejati?

Saturday, April 8th 2017. | Tulisan Lepas
Please follow and like us:

BENARKAH KITA MUSLIM SEJATI?

Oleh: Why
Guru Pembelajar

Apakah Anda berasal dari HTI, FPI, NU, Muhammadiyah atau organisasi lainnya? Sah dan legal bila Anda memilih salah satunya. Itu adalah pilihan Anda, yang penting Anda tetap muslim.

Benarkah kita muslim? Yah, karena memiliki Tuhan yaitu Allah SWT, mempunyai panutan yakni Rasulullah SAW sepaket dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai way of life.

Muslim sejati konsisten berjuang menyiarkan nilai-nilai Islam sesuai kapasitas. Membela agama Allah SWT hingga menjadikan pemimpin yang se-aqidah. Sahabat yang baik, selalu mengingatkan untuk ibadah hingga akhir hayat.

Sering kita terkecoh, bahwa ber-Islam hanya waktu di masjid, di mushollah, di majlis taklim dan saat gebyar dzikir akbar. Momen inilah menjadikan manusia tersadarkan sehingga perilakunya benar-benar seperti manusia. Sangat baik memang, momentum seperti ini tetap survive.

Namun banyak orang yang salah kaprah, di saat berdagang harus lepas nilai agama, waktu berpolitik jangan lagi bersinggungan dengan agama, bahkan waktu mengembangkan seni budaya harus terlepas dari agama.
Bukankah praktik seperti ini terjebak dalam kerangkeng sekularisasi? Sebuah upaya menjauhkan agama dari berbagai ranah kehidupan.

Lebih ironis lagi, banyak yang notabene mengaku sebagai orang modern berujar, ” Selamat Tinggal Tuhan”. Aku sudah tidak membutuhkan Engkau.
Dengan logikaku, aku dapat mencari solusi kehidupan. Semua problematika kehidupan, bisa aku tanyakan kepada tuhan “google”. Apakah golongan seperti ini bisa mencapai kebahagiaan? Dalam waktu relatif dan sesaat, mereka bisa menikmati kebahgiaan. Namun, suatu saat mereka akan tiba pada titik jenuh. Banyak orang terkenal dan hebat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Di sinilah kebutuhan terhadap agama sangat urgen, mampu menenangkan jiwa dan menjernihkan hati. Dengan menjadi muslim sejati akan menuai kebahagiaan hakiki. Mindset seorang muslim selalu yakin, bahwa Allah SWT telah memberikan yang terbaik untuk kehidupannya.

Nah jelaslah, bahwa muslim sejati bisa jadi lahir dari HTI,FPI, NU, Muhammadiyah atau dari organisasi apa pun bahkan muslim yang tidak berorganisasi. Indikator muslim sejati yang selalu istiqomah pada jalan Allah SWT dan selalu membangun kebersamaan dalam bingkai tauhid.

Semoga saja, kita komitmen sebagai muslim. Sekali muslim tetap muslim. Keimanan dan agama kita tidak digadaikan dengan sesuatu yang berharga sekalipun. Kapan kita menjadi muslim sejati? Tentunya mulai detik ini.

Wallahu ‘Alam
Kalenderwak, 8 April 2017
Mualaf Literasi

Please follow and like us:

Related For Benarkah Kita Muslim Sejati?