Bentuk Karakter Keislaman, DKM Almadani Cikarang Rutin Adakan Mabit

Sunday, April 16th 2017. | Reportase
Please follow and like us:

Mabit yang merupakan agenda rutin dari program kerja DKM Almadani 3 bulan 1 x,  adalah salah satu sarana tarbiyah (wasa’ilut tarbiyah). Secara bahasa, mabit berarti bermalam. Istilah yang sangat masyhur kita dapati pada salah satu rangkaian ibadah haji yaitu mabit di Mina

Mabit Pada terminologi dakwah dan tarbiyah, mabit adalah adalah salah satu sarana tarbiyah untuk membina ruhiyah, melembutkan hati, membersihkan jiwa, dan membiasakan fisik untuk beribadah (khususnya shalat tahajjud, dzikir, tadabbur dan tafakkur). Untuk memudahkan memahami definisi ini, biasanya mabit dijadikan  singkatan dari Malam Bina Iman dan Taqwa.

Sebagai bentuk pendidikan karakter keislaman, maka DKM Almadani  melalui bidang Dakwah dan Pembinaan Keislaman selalu mengadakan kegiatan MABIT atau Malam Bina Iman dan Taqwa dengan agenda 3 bulan 1x.

Secara umum MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) adalah salah satu di antara sarana pendidikan islam atau tarbiyah islamiyah dalam rangka membina jiwa seorang muslim agar menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual (fikriyah), sehat secara jasmani (jasadiyah), tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual yang kuat kepada Allah SWT.

Pada mabit kali ini : sabtu, 18 Rajab 1438H / 15 April 2017 di Masjid Almadani (Jl Panda V – VI, Cikarang Baru – Bekasi)  berkenaan dengan kondisi sekarang yaitu Do’a untuk Jakarta yang pada tanggal  19 April 2017 akan mengadakan PILKADA dan  supaya mendapatkan pemimpin yang islami dan juga Do’a untuk  Negeri Indonesia supaya menjadi negeri  yang di berkahi dan dirahmati Allah SWT.

Rangkaian kegiatan mabit kali ini adalah sebagai berikut :

Qotmil Qur’an 30 Juz (di pandu oleh Ust. Imam Mulyana dan Ust.M Sumantri)
Kajian malam (ba’da Sholat Isya s/d jam 22:00 ) : Ustadz DR. Ayub Rohadi, M.Phil  (Negeri yang di  berkahi)
Sholat Tahajud berjama’ah (Jam 03:15 s/d 04:15), Imam,
Do’a, muhasabah dan kajian ba’da Subuh (Ust. Uus Mauludin.MA), Kajian QS : Almaidah : 54-56
Sarapan pagi bersama (06:15)

Kajian oleh Ust. Ayub Rohadi Mphil : Negeri yang di berkahi berisi  :

Apa itu keberkahan :
Keberkahan artinya : Tumbuh, bertambah, bahagia dan banyaknya kebaikan
Para nabi as semuanya memohon kepada Allah.

Cara mendatangkan keberkahan :
– Bertaqwa kepada Allah SWT yaitu dengan cara : mengikuti keinginan Allah dan Rosulnya, QS Alaraf:96
– Bersyukur terhadap rezeki QS: 14:7
– Seimbang dan tidak menghambur hamburkan harta.
– Berdo’a dan selalu berlindung kepada Allah SWT
– Menerima dengan penuh Ridho terhadap pemberian Allah SWT.

Penyebab hilangnya keberkahan :
1. Banyak dosa dan maksiat menjadi penyebab hilangnya keberkahan pada usia, ilmu, harta dan perbuatanya.
2. Berbuat curang dan menipu dlm jual beli.
3. Berinteraksi dengan Riba

Keberkahan harian :
– Mengucapkan salam
– Makan bareng (berjamaah)
– Berhubungkan silaturahmi

Keberkahan Negeri syam dlm Alquran :
QS: Alaraf : 137, Almaidah: 21, Alisra : 1, Annisa:.71,81, Alqosos : 30, Toha:.12

Kajian Ust.Uus Mauludim MA
Mengkaji QS : Almaidah 54-56
Menjelaskan karakter Hijbulloh (Kelompok pengikut Allah SWT) :
Alwala (Loyalitas kpd Allah)
Almahabah (Cinta kpd Allah)
Aldillah alal muminin ( Kasih sayang terhadap sesama muslim)
Al-izah alal kufar ( bersikap tegas terhadap kaum kafir)
Al-jihad (puncaknya perjuangan)

Karakter Hijbu syaiton :
Kafir, munafiq ( secara jahir ada di hijbulloh dan secara batin ada di hijbu syaiton)

Bapak Ustadz Ardi Kurniawan selaku amir/ketua Acara mabit dan sekaligus Koordinator bidang Dakwah dan pembinaan DKM Almadani mengkondisikan acara ini melibatkan para remaja (IRMA) untuk operasional acara (registrasi, pengaturan jama’ah mabit), dan konsumsi di PJ kan ke kaum remaji dan Ibu Majlis taklim (Dengan pengadaan snack dan sarapan soto bersama pada pagi hari)

Pada acara Mabit dengan target 200 peserta jamaah baik kaum remaja/i, dewasa dan anak-anak, untuk anak-anak ada aturan main sendiri yaitu harus didampingi orang tuanya supaya hadir. Untuk tata tertib  mabit di bacakan pada saat pembukaan acara tersebut, yaitu :
Semua Peserta di usahakan konfirmasi kehadiran untuk ikut acara mabit (kerja sama dengan FORKAMMI – Cikarang Raya)

Peserta wajib membawa perlengkapan ibadah terdiri dari Al-Quran, perlengkapan sholat,
Peserta tidak boleh main HP dan menghidupkan HP dengan suara keras
Peserta wajib mengikuti adab di dalam masjid (di bacakan pada saat mabit)
Bagi peserta anak2 harus di damping orang tuanya
Peserta wajib mengikuti seluruh kegiatan sesuai dengan yang telah disediakan / ditetapkan

Kegiatan mabit yang dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta kali ini dari Cikarang (dengan cara mengundang jamaah DKM tetangga dan melibatkan FORKAMMI diharapakan dapat berjalan dengan istiqomah sesuai jadwal agenda yang di tetapkan. Aamiin Ya Robbal Alamiin. (Tgh)

Please follow and like us:

Related For Bentuk Karakter Keislaman, DKM Almadani Cikarang Rutin Adakan Mabit